Yang terbang hari ini jangan hendak kembali
yang datang esok hari jangan pula pergi lagi
aku telah menerimamu dalam ketulusan hati
bukan untuk apa dan siapa
hanya untuk mencintai, dirimu
tapi, toh ini juga bakal kau anggap puisi gombal
dan berujung pada kata
sudahlah, jangan kau kirim lagi puisi padaku
aku memang terlalu naif bila mengeja
terlalu besar bila berharap
terlalu kasar bila bersilat
terlalu banyak bila memberi
terlalu..terlalu..dan terlalu
tapi, itu smua kulakukan hanya agar kau dapat bahagia
agar kau dapat lega dan tidak terus bertanya
dan yang penting, agar kau dapat tersenyum
bukan hanya untuk hari ini dan kemarin
tapi seterusnya,
bukan..bukan..
tapi, untuk selamanya
0 comments:
Post a Comment