blog ini merupakan karya sastra yang berisikan kritik sastra, cerpen dan puisi

Tuesday, October 8, 2019

MELANGKAH SENDIRI

Saat rasa tak lagi utuh, saling tak acuh, pergi lebih baik dari berdua tapi sendiri, luka hati.

Memanggilmu yang tak lagi ingin mendengar, membelai bayangmu yang berlari di dinding, mengejar orang lain, tak pantas ku pertahankan lagi, meski sedikit rindu masih ada di lekuk luka, genang merah seakan enggan menyerah.

Waktu berputar sejarah sepanjang langkah, sehirup embun dingin memadamkan hangatnya rindu di pucuk matahari pagi.

Kita pun luruh bagai debu yang tersapu, tak membekas, entah di mana ujung kisah, kita tak pernah bisa berakhir dengan indah.
Read More

KENANGAN TANPA RUMAH

Engkau adalah kisah yang tak sempat ku kabarkan pada angin, walau sering langit melukis wajahmu di antara deretan awan dan kadang meluruhkan bayangmu di dalam hujan.

Sering kucoba mengatakan semua yang kutau pada malam, di helai-helai sepi yang berkabut resah, di kala bulan menjengah, pecah di mataku yang gundah.

Meski aku terlalu mengasihi, memohon Tuhan mengirimiku mimpi-mimpi, untukku percaya tentang kita di esok hari, namun kusadari, aku perlahan-lahan lelah, luka melambatkan langkah untuk mengejarmu yang kenangan tanpa rumah.
Read More

Sunday, October 6, 2019

SEKARAT

Mungkin aku mati, saat ini di batas musim panas yang paling menyengat, kulitku merintih panas, daun-daun tak berwarna dan bunga sakura menangis di ranting kering, tak berwajah.

Bangku-bangku putih, langit tak lebih secarik kertas yang belum dibubuhi tinta, mataku kosong dan hampa, hitamnya tidak berdaya menembus cakrawala, ini panas paling sempurna, mengawet luka.

Jalan-jalan sepi, kenangan rebah di dalam kepingan terik matahari, awan mengering menampung secangkir airmataku, yang terakhir. Entah kapan ini terjadi, tiba-tiba pagi ini, aku melihat di luar jendela, tubuhku terkapar di sana, semakin lelah meronta.

Aku kehilangan matahari, api tertinggal di mata bulan, sungai, lembah dan bukit hanyalah imaginasi dan malam adalah sunyi yang dibicarakan malaikat, mengerat hatiku yang sekarat.
Read More

Friday, October 4, 2019

PERGILAH

Pergilah,
di sini tidak ada lagi ruang untukmu
pergilah,
di sini tidak lagi butuh akanmu
pergilah,
di sini tidak ada lagi namamu
pergilah,
menjauhlah..
bila dapat jangan pernah sebut namaku lagi
Read More

MASIH ADA AKU

Masih ada aku jika nanti kau tiba-tiba kesepian
Masih ada aku jika nanti kekasihmu tiba-tiba tidak lagi mendatangimu
Masih  ada aku yang slalu kau anggap lugu dan dengan itu kau kan bercerita tanpa henti
Masih ada aku yang slalu kau anggap aneh karna slalu tidak bisa melupakanmu
Masih ada aku, untuk saat ini
Tapi, jangan pernah salahkan aku
Jika nanti ternyata aku tidak slamanya ada
Untukmu
Read More

PUISI-PUISI

Selalu puisi-puisi
Entah perempuan atau lelaki
Menggubah dunia menjadi cinta
Menghabisi rindu dalam semalaman cumbu

Bila luka ada
Puisi itu menjadi aku
Merah berganti biru
Parut-parut di kerikil dan batu
Mengeram bisu

Ia di dalam mata
Di dalam hati
Ketika aku menjadi ibu
Kemudian dilahirkan lagi oleh waktu
Menjadi ayah
Memikulnya tanpa lelah
Read More

KITA

Kau memilih untuk pulang
Dan aku memilih untuk tenggelam
Hingga esok datang
Menghapus semua kenangan

Bukan ingin mati
Hanya ingin pergi bersama matahari
Hingga Tuhan tumbuhkan aku sebagai bulan
Dan kau terlahir kembali sebagai malam
Read More